Lelunakan

Lelunakan adalah salah satu tata rias tradisional Bali. Kali ini saya menjadi “korban praktek” lagi. Untungnya bukan malpraktek ;-). Foto-foto berikut adalah hasil tata rias ponakan saya yang kali ini materinya Lelunakan. Ciri khas lelunakan adalah ada selendang yang dipasang sedemikian rupa di kepala. Untuk busananya tergantung situasi, boleh kain + kebaya, kemudian dililit selendang di luar kebayanya. Boleh juga model kemben seperti gambar di bawah, kemudian dililit selendang di luarnya.

Berusaha bergaya dan bersikap feminim, supaya nyambung dengan tata rias, padahal aslinya macho abiss (kata anak saya) 😀

Lelunakan 2

Bersama sang perias yang mungil bin imut, ponakan saya yang cantik, Gung Inten. Uh, di sini saya kelihatan banget aslinya, kekar, dan tidak bisa disembunyikan sebagai mantan atlit kempo 😀 *Ciaaattt*

19012013(002)

(NB: Semua foto-foto ini dikritik oleh anak saya, katanya saya tidak fotogenic sama sekali dan tidak bisa berpose.  Yah, sudahlah, Nak. Terima kenyataan kalau hasil fotonya tak seindah aslinya :P)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s